Gigi itu pun akhirnya harus dicabut…

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah.  Pasalnya, di bulan yang mulia ini pintu maaf terbuka lebar selebar-lebarnya.  Entah karena kebiasaan atau karena memang itulah ciri khas bulan Ramadhan.  Penantian untuk bisa rekonsiliasi dengan orang-orang tercinta seolah-olah datang bertubi-tubi.  Hati yang dulunya membatu dan sulit sekali terkikis tetesan kata maaf mendadak bagai es serut kena sirup…

Tamparan Gorilla Kecil

Jumat yang lalu adalah hari ke-5 dan terakhir anak-anak mengikuti Masa Orientasi Sekolah (MOS) di sekolah mereka yang baru.  Hari-hari sebelumnya mereka pulang dalam kondisi mental yang berbunga-bunga meskipun kondisi fisiknya sedikit layu karena kantuk melanda.  Berbunga-bunga karena mereka begitu menikmati kegiatan di sekolah, menikmati alam yang tersaji di depan mata mereka dan menikmati pertemanan…

Tega(s)

Manusia diciptakan oleh Allah dengan sebaiknya-baiknya penciptaan dan setiap manusia yang diciptakan berpotensi baik.  Tugas orang tua adalah menjaga supaya potensi baik tersebut terjaga baik bahkan berkembang, meningkat sehingga anak menjadi bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.  Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesama?  Lalu bagaimana menjaga agar potensi baik anak tetap terjaga?…

Ketika Goal Terpaksa Dirubah

Saat pertama kali belajar mengaji, guru ngaji saya selalu menasehati saya dan teman-teman untuk melafalkan setiap huruf dengan lafal yang benar sesuai huruf dan tajwidnya karena kesalahan lafal akan merubah arti kata yang kita baca.  Namun entah kenapa nasehat tersebut hanya sekedar nasehat yang saya ingat tanpa efek pada cara saya membaca ayat-ayat suci Al Qur’an….

Ketika Efek Kritikan Seperti Pulang Nyalon Ketiup Angin

Mengakui kekurangan dan kesalahan itu tidak selalu mudah.  Pasalnya kita selalu punya justification yang kita anggap valid saat melakukan kesalahan kita tersebut.  Karena justification tersebut kita anggap valid, maka saat kritikan menerpa bak angin puting beliung, reaksi kita pun bagai orang yang baru pulang dari salon.  Rambut yang udah di blow kriwil-kriwil rusak total gara-gara…

Di Anchor Aja…

“Nggak mau, pokoknya Aya nggak mau main piano sendirian in front of a lot of people!” ucap Aya waktu saya menyampaikan pesan dari salah seorang gurunya yang meminta Aya main piano pada acara peresmian gedung sekolah yang baru.  Waktu itu hari Senin dan Aya diminta tampil hari Jumat.  Sebenarnya saya udah nebak reaksi dia bakal…

Is Love Enough to Connect?

“…What matters is that a mother loves her children deeply” sebuah kutipan dari kata-kata seseorang yang sempat saya lihat di sosmed.  Emangnya anak bisa idup cuma pake cinta seorang ibu tanpa aplikasi cinta tersebut dalam bentuk kasih sayang, perhatian dan lain sebagainya khususnya dalam pembentukan karakter seorang anak? Saya nggak mau ngebahas soal peran ayah…

Nuntut itu Emang Enak

Menuntut itu gampang.  Beberapa hari yang lalu saya melihat sebuah postingan yang sepertinya jeritan hati banget dari seorang istri.  Suamiku… aku ingin pendapatku dihargai, Suamiku… aku ingin ucapanku di dengarkan, Suamiku… aku ingin keinginanku dikabulkan…, Suamiku… aku ingin bla…bla…bla Duh, rasanya apa yang di posting tersebut kena banget.  Itulah kira-kira tuntutan saya terhadap suami, terutamanya…

Meningkat Tanpa Bermanfaat Bagai Dendeng Balado Tanpa Lado

Sekitar empat tahun yang lalu ada seseorang yang bertanya pada saya, “Git, dalam hidup loe udah berapa orang yang berhasil mendapat manfaat dari loe?”  At first saya nggak ngerti maksud dia apa, dan immediately saya berpikir orang ini gila.  Ngapain pula saya ngitung jumlah orang yang mendapatkan manfaat dari keberadaan saya?  Ketika saya balik bertanya,…