Pivotal Journey Part II: Parno Itu Tak Ada Gunanya

Saya suka travelling.  Banyak ilmu yang saya dapatkan dari travelling.  Dengan travelling, saya belajar untuk bersyukur dan menyikapi karunia dari Allah dengan lebih bijak.  Namun, satu hal yang selalu menjadi momok saat saya travelling adalah masalah kamar mandi atau toilet terutama toilet umum.  Dan saya jujur mengatakan bahwa ketika naik haji, masalah pertoiletan ini pulalah…

Pivotal Journey Part I: Fokus Pada Tujuan

  “Sabar-sabar ya nanti disana, elu akan ketemu berbagai jenis manusia dengan berbagai kelakuannya,” nasehat cikgu yang mirip nasehat mama lewat whatsapp beliau ke saya beberapa hari sebelum keberangkatan ke Mekah.  Hati lagi berbunga-bunga nih karena visa haji udah di tangan, ticket udah siap, kebutuhan naik haji juga udah nongkrong di Yangon (meskipun sayanya masih di…

Ketika Tanduk Kalah Sama Gengsi

Pagi tanggal 17 Agustus 2016, langit kota Yangon sedikit mendung.  Matahari pagi masih malu-malu untuk muncul, meskipun sinarnya sudah begitu terang, saingan dengan sumringah senyum masyarakat Indonesia di Yangon yang pagi itu akan melaksanakan upacara penaikan bendera dalam rangka HUT negri tercinta yang ke-71.  Saya pun mengambil tempat yang sudah disediakan, bersama para ibu-ibu lain….

Andai Saya Jadi Aya dan Yai…

Kemarin saya diajak oleh sahabat saya, Mbak Dini untuk nonton film berjudul The Beginning of Life bersama cikgu kami, Mbak Okina.  Biasanya kalau weekend waktu saya akan habis dengan anak-anak dan suami, tapi berhubung saya sedang jomblo parsial ajakan Mbak Dini saya sambut dengan suka cita.  Film tersebut adalah film dokumenter yang mendobrak mitos dan…

Galau Jangan Dipelihara, Karena Galau Bukan Kucing

Hidup nomaden, alias berpindah-pindah itu bukan hal baru buat saya.  Dulu saya berpindah-pindah karena mengikuti orang tua, dan sekarang saya berpindah-pindah karena mengikuti suami yang profesinya sama dengan ayah saya.  Dulu ketika mengisi kartu imigrasi, pada kolom occupation saya isi dengan kata student, sekarang di kolom tersebut saya tulis kata housewife.  Dan memang tiga tahun belakangan profesi saya lebih…

Gigi itu pun akhirnya harus dicabut…

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah.  Pasalnya, di bulan yang mulia ini pintu maaf terbuka lebar selebar-lebarnya.  Entah karena kebiasaan atau karena memang itulah ciri khas bulan Ramadhan.  Penantian untuk bisa rekonsiliasi dengan orang-orang tercinta seolah-olah datang bertubi-tubi.  Hati yang dulunya membatu dan sulit sekali terkikis tetesan kata maaf mendadak bagai es serut kena sirup…

Tamparan Gorilla Kecil

Jumat yang lalu adalah hari ke-5 dan terakhir anak-anak mengikuti Masa Orientasi Sekolah (MOS) di sekolah mereka yang baru.  Hari-hari sebelumnya mereka pulang dalam kondisi mental yang berbunga-bunga meskipun kondisi fisiknya sedikit layu karena kantuk melanda.  Berbunga-bunga karena mereka begitu menikmati kegiatan di sekolah, menikmati alam yang tersaji di depan mata mereka dan menikmati pertemanan…

Tega(s)

Manusia diciptakan oleh Allah dengan sebaiknya-baiknya penciptaan dan setiap manusia yang diciptakan berpotensi baik.  Tugas orang tua adalah menjaga supaya potensi baik tersebut terjaga baik bahkan berkembang, meningkat sehingga anak menjadi bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.  Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesama?  Lalu bagaimana menjaga agar potensi baik anak tetap terjaga?…

Ketika Goal Terpaksa Dirubah

Saat pertama kali belajar mengaji, guru ngaji saya selalu menasehati saya dan teman-teman untuk melafalkan setiap huruf dengan lafal yang benar sesuai huruf dan tajwidnya karena kesalahan lafal akan merubah arti kata yang kita baca.  Namun entah kenapa nasehat tersebut hanya sekedar nasehat yang saya ingat tanpa efek pada cara saya membaca ayat-ayat suci Al Qur’an….

Ketika Efek Kritikan Seperti Pulang Nyalon Ketiup Angin

Mengakui kekurangan dan kesalahan itu tidak selalu mudah.  Pasalnya kita selalu punya justification yang kita anggap valid saat melakukan kesalahan kita tersebut.  Karena justification tersebut kita anggap valid, maka saat kritikan menerpa bak angin puting beliung, reaksi kita pun bagai orang yang baru pulang dari salon.  Rambut yang udah di blow kriwil-kriwil rusak total gara-gara…

Di Anchor Aja…

“Nggak mau, pokoknya Aya nggak mau main piano sendirian in front of a lot of people!” ucap Aya waktu saya menyampaikan pesan dari salah seorang gurunya yang meminta Aya main piano pada acara peresmian gedung sekolah yang baru.  Waktu itu hari Senin dan Aya diminta tampil hari Jumat.  Sebenarnya saya udah nebak reaksi dia bakal…

Is Love Enough to Connect?

“…What matters is that a mother loves her children deeply” sebuah kutipan dari kata-kata seseorang yang sempat saya lihat di sosmed.  Emangnya anak bisa idup cuma pake cinta seorang ibu tanpa aplikasi cinta tersebut dalam bentuk kasih sayang, perhatian dan lain sebagainya khususnya dalam pembentukan karakter seorang anak? Saya nggak mau ngebahas soal peran ayah…